Minggu, 28 Juni 2015

Prepare for Everything (1)

Dalam sebuah acara, yang menjadi unsur utamanya adalah sajian dalam pengisi acara tersebut. sajian itu yang tidak lain adalah sebuah menu masakan atau hidangan pengisi perut, hal itu merupakan teman yang sangat pas ketika sedang dalam rangkaian acara bertema ngobrol dan pertemuan.
sudahlah, tidak usah terlalu bertele-tele, ceritanya kemarin saya dan lia walau sedang berpuasa dengan niat segenap hati coba mendatangi catering yang sekiranya sudah menjadi plan bagi kita untuk di order, yaitu :
1. Galeri Pesta
2. Destiny
3. Ny. Soewardono

ternyata dari ketiga catering tersebut tampak tidak ada perbedaan dari segi harga dan fasilitas tidak jauh beda. hanya mungkin kami lupa bahwa untuk menyewa catering perlu yang namanya test food, yapss... hal itu yang bisa memutuskan bahwa kita order catering tersebut atau tidak.
mungkin setelah bulan puasa nanti baru bisa diputuskan mau ambil yang mana, selain itu jangan terpukau dengan bonus dekorasi yang ditawarkan, karena dekorasi yang ditawarkan dalam paket catering adalah dekorasi standar yang ternyata tidak disesuaikan dengan keinginan kita...(damnn sekali lagi saya ketipu iklan penjualan), karena apabila ada penambahan dari dekorasi standar diperlukan juga penambahan uang untuk dekorasi...hahahahahhaha....

Selasa, 06 Januari 2015

Happy New Year's 2015 - sedikit telat-

Banyak orang pada umumnya berbicara tentang resolusi di tahun baru, tetapi untuk saat ini resolusi saya hanya satu yaitu NABUNG...!!
resolusi ini disusun tidak secara dengan melihat pesta kembang api nan mewah, tidak juga dengan upacara minum wine dan pesta makan-makan serta bakar-bakar seperti yang lain, tidak juga dengan obrolan dan canda riang bersama pujaan kekasih, tetapi resolusi ini muncul ketika saya akan TIDUR yah tepatnya jam 21.00 sebelum gegap gempita perayaan tahun baru di 2015.
Setidaknya dengan berjalannya resolusi terkait nabung, hal yang di impikan bersama sang pujaan hati untuk melepas masa lajang kami berdua kesampaian. Setidaknya sampai 5 bulan kedepan kami sedang mempersiapkan terkait peresmian pertemuan antara kedua keluarga.

Selasa, 02 Desember 2014

Lirikan Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta

Menjadi bagian kembali masyarakat Kabupaten Purwakarta, tidak afdol kalau seorang Pustakawan menjadi bagian sebuah daerah apabila tidak mengenal Perpustakaan daerah nya sendiri. Walaupun saya lahir di Purwakarta dan besar di daerah tersebut, sampai saat ini saya belum mengenal lebih jauh sosok dari Perpustakaan Daerah tempat kelahiran saya tersebut. Apalagi notabene sekarang saya berprofesi sebagai Pustakawan, dengan mencoba sedikit mencari tentang Perpustakaan tersebut.

Mengutip sejarah Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta dari salah satu blog :
Keberadaan perpustakaan daerah di kabupaten purwakarta telah dimulai sejak tahun 1953 dengan keputusan kepala JAPERNAS kementrian pendidikan, pengajaran dan kebudayaan tanggal 26 november 1953 tentang peraturan penyelenggaraan perpustakaan rakyat jabatan pendidikan masyarakat.
Pada tahun 1978 didirikan Taman Pustaka Masyarakat dengan status TPM/C yang beralamat di SD Singawinata JL. K.K Singawinata di bawah naungan cabang dinas pendidikan kabupaten purwakarta.
Pada tahun 1990 TPM/C berubah status menjadi Unit Pelaksanaan Teknis Daerah ( UPTD ) perpustakaan dengan ditetapkanya peraturan daerah kabupaten purwakarta no, 6 tahun 1990 beralamat di Jl. Jend. A. Yani tepatnya saat itu berlokasi di SDN A. Yani X purwakarta dibawah naungan dinas pendidikan kabupaten purwakarta.
Kemudian pada tahun 2000 UPTD perpustakaan kembali berubah status menjadi kantor perpustakaan daerah kabupaten purwakarta sesuai dengan surat keputusan bupati purwakarta no. 4 tahun 2000 tentang pembentukan kantor perpustakaan daerah yang berlokasi di kawasan wisata situ buleud Jl. K.K Singawinata No. 10 status kantor perpustakaan daerah sebagai kantor diperkuat dengan peraturan daerah kabupaten purwakarta nomor 11 tahun 2008 tentang pembentukan lembaga teknis daerah.
Sejak april 2011 kantor perpustakaan daerah kabupaten purwakarta menempati gedung baru yaitu gedung kembar sadewa yang beralamat di Jl. K.K Singawinata no. 39 purwakarta 41114. (Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Novan Margiansyah, 2012)
sumber
Cukup panjang sejarah perkembangan dari Perpustakaan Daerah ini, cukup untuk menjadi sebuah pembinaan bagi masyarakat Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya. Apalagi potensi masyarakat Purwakarta untuk datang ke perpustakaan sebetulnya sangat besar, terbukti dengan hasil wawancara Kepala Kantor Perpustakaan Daerah Purwakarta Nina Bajri, “Dampaknya terbilang lumayan, jumlah pengunjung rata-rata 300 orang per hari,” Senin (16/1/2012) di Purwakarta.(Perpustakaan Daerah Purwakarta Buka Setiap Hari)
Perpustakaan Daerah tampak dari luar sumber 
Selain itu dengan jumlah koleksi yang kurang lebih 25.000 judul buku (awas bukan eksemplar), dapat memenuhi setidaknya kehausan informasi bagi para siswa, mahasiswa, maupun masyarakat umum untuk mengetahui sang "jendela dunia" tersebut. Kenapa saya menuliskan perpustakaan ini memiliki pengguna potensial, karena Perpustakaan sendiri tidak mempunyai pesaing untuk merebut market dari para pengguna perpustakaan, seperti halnya toko buku di kota-kota besar, yah bisa dibilang di Purwakarta itu tidak ada satupun toko buku, selain tidak adanya lampu merah.

Hanya saja yang menjadi kendala adalah, saya masih belum menemukan survey minat baca di Kabupaten Purwakarta. sehingga menurut pendapat saya pribadi unsur yang menjadi ancaman bagi Perpustakaan Daerah Kab. Purwakarta adalah kurangnya promosi dari Pustakawan nya, kenapa? karena saya belum melihat satu spanduk pun yang mengajak masyarakat untuk datang langsung ke Perpustakaan Daerah. Apalagi katanya Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta memiliki jam buka hampir 11 Jam dan tetap buka di hari weekend, tetapi tutup di hari libur nasional.




WARNING !!

PLAGIAT ADALAH TINDAKAN YANG BISA MENDAPATKAN SANKSI BACA SENDIRI UU RI No 19 TAHUN 2002 BAB XIII Ketentuan Pidana Pasal 72, APABILA MAU MENGOPI-PASTE TULISAN DISINI GUNAKAN SITASI YANG BAIK DAN BENAR