Senin, 07 Februari 2011

Diantara kicauan burung, dan mendungnya langit.

Pagi ini saya membuka mata dengan perasaan sama ketika saya menupu mata tadi malam, entah gundah apa yang menyelimuti hatiku. awan di luar sana masih menunjukan kemuraman nya, karena hujan tadi malam memberikan hawa dingin di kala pagi ini. pagi dimana sang mentari ingin segera menampakan wajahnya, untuk segera tersenyum kepada dunia. kepala saya kini di isi oleh hal-hal yang tidak mampu di ungkapkan oleh saya sendiri, tidak mampu di jabarkan sehingga membuat kepala ini terasa berat.

dituliskan apa yang sedang kita pikirkan, nah untuk menuliskanya saja saya tidak sanggup. apa yang perlu saya tuliskan? tidak mengerti saya akan semua ini, kenapa saya selalu mengalami kontradiksi ini. kontradiksi dimana semua hal itu sangatlah, buram. dan saking buramnya sampai tidak terlihat kilatan-kilatan cahaya lilin yang saya nyalakan di tengah-tengah warna abu tersebut.

gelap gulita yang saat ini terasakan, semoga menjadi sebuah awal dari kecerahan akan pikiran saya yang sekarang sedang gelap. sebenarnya saya pun tidak mengetahui ini hitam atau abu-abu, dan tidak mungkin ini putih. raga ini cukup lellah untuk memikirkan hal tersebut, hal yang mungkin tidak begitu penting. sehingga semuanya menjadi muak serasa hampir muntah. mencoba dan sedikit mencoba memberikan segelintir rasa semangat, semangat yang akan membuat warna putih itu tumbuh.

akan selalu ku coba untuk menggapainya, selalu mencoba belajar dengan cepat dari pengalaman. mencoba untuk mencari hikmah yang ada di balik ini semua, hingga nanti semuanya tidak dapat di pelajari lagi. menumbuhkan berkas-berkas segar yang terasa menyejukan di hati, hingga menghancurkan semua kegalauan saat ini. cuaca hari ini sangatlah sejuk dan segar, coba resapi dan hirup kesegarannya sehingga semuanya akan mengikuti kesegaran tersebut.

manusia tidak akan pernah tahu, apa yang aka terjadi esok hari. tidak akan pernah menyangka bagaimana, apa, dan kenapa kejadian esok itu ada. manusia hanya bisa mengambil sebuah hikmah akan kejadian tersebut, mengambil sebuah pelajaran hidup akan kejadian tersebut. memberikan sesuatu yang terbaik buat kehiduapn dirinya, sehingga mencapai kata tolakan makna akan semua hal yang akan kita raih. batu loncatan untuk kehidupan yang lebih baik.

bunga itu segar, tetapi lebih segar lagi dengan disiram air segar.
Bandung, di pagi hari sehabis hujan. 

Minggu, 06 Februari 2011

Studi Action Research mengenai pengaplikasian Senayan Library Management System sebagai Teknologi Pengelolaan Koleksi di Perpustakaan

RANCANG BANGUN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN
( Studi Action Research mengenai pengaplikasian Senayan Library Management System sebagai Teknologi Pengelolaan Koleksi di Perpustakaan )

judul itu yang kini terngiang-ngiang di benak saya.
coba kita sedikit menguraikan aspek2 yang ada, dalam judul tersebut. judul ini terdiri dari dua rangkaian kata yaitu sistem otomasi dan pengelolaan koleksi. sistem otomasi perpustakaan sendiri atau lebih tepatnya otomatisasi perpustakaan adalah seperangkat aplikasi komputer untuk kegiatan di perpustakaan yang terutamakan bercirikan penggunann pangkalan data ukuran besar, dan kandungan cantuman tekstual yang dominan, dan dengan fasilitas utama dalam hal menyimpan, menemukan, dan menyajikan informasi ( Pendit, 2008;222 ). sedangkan pengelolaan koleksi itu terkait dengan bagaimana kegiatan perpustakaan yang berhubungan dengan koleksi perpustakaan itu sendiri, ketika dikaitkan dengan prinsip dasar dari otomasi perpustakaan yang berkaitan dengan menyimpan, menemukan, dan menjikan. pengelolaan koleksi perpustakaan dapat diartikan dengan kegiatan mengolah, sirkulasi, dan temu balik koleksi yang dimiliki perpustakaan. tetapi, pada hakikatnya pengelolaan koleksi atau manajemen koleksi dengan mengadaptasi dari pendapat suslistiyo basuki terdapat lima fase utama, antara lain : pengadaan, pengolahan,pendistribusian, penyimpanan dan perawatan.
dalam pengaplikasian sistem otomasi yang di kaitkan dengan teknologi yang dipakai untuk mengelola koleksi, terdapat hanya 3 bagian yang terpakai dalam cakupan pengelolaan koleksi yaitu pengolahan, pendistribusian, penyimpanan.
otomasi/ otomatisasi pengolahan, yaitu dimana kita sebagai pustakawan mengentri data bibliographis dan data item untuk di masukan ke dalam sebuah database. otomasi/otomatisasi pendistribusian, yaitu dimana kita kita mempublikasikan hasil dari pengolahan koleksi. yang lebih dikenal dengan katalog, tetapi dengan otomasi ini kita lebih mengenalnya dengan Online Public Acsess Catalogue. dalam distribusi ini juga pustakawan dengan otomatis melakukan kegiatan sirkulasi, karena konteksnya distribusi berarti menyebarkan, secara tidak langsung juga melayani. otomasi/ otomatisasi penyimpanan, secara tidak langsung dalam pengolahan data yang sudah di input disimpan dalam database.
oleh karena itu, konsep pengaplikasian ini ketika di kaitkan dengan konsep pengelolaan koleksi. tidak seluruh aspek pengelolaan koleksi tertarik dalam sistem otomasi ini, diakarenakan dalam konsep otomasi itu sendiri fasilitas utamanya adalah dalam hal menyimpan, menemukan, dan menyajikan informasi. tetapi, sistem otomasi ini akan mempermudah pustakawan dalam mengelola koleksi dalam aspek pemenuhan kebutuhan pengguna.

Sabtu, 05 Februari 2011

Tulisan Kosong, sebuah mahakarya dalam persepsi.

Kabut di pagi hari telah memberikan saya segudang ilmu, sehingga secara acak kembali memecah pemikiran saya. sebuah kebenaran yang terluang dan tidak akan pernah terulang, terbuang begitu percuma, batasan takdir tidak akan terlihat, sehingga dapat menembus makna dari sebuah pembelajaran. saya sangat bingung dikala sedang menulis tulisan ini, tulisan yang tidak tahu akan kemana menceritakan isinya. sebuah sayatan panjang yang menodai kulit saya ini menjadi kan sebuah noda panjang dalam kehidupan ini, noda itu pun sedikit memberikan semangat untuk melanjutkan hidup, dan mengarahkan kapal kehidupan ini untuk sampai kepada pantai yang tidak ada karangnya.
sebuah pola, yah...ini hanya sebuah pola yang mungkin sangat abstrak dan sangat tidak nyata sehingga semuanya hanya dapat dituliskan tanpa maksud menyampaikan isinya. semakin saya telusuri ke dalam, semakin saya banyak bertanya, apa ini? apa itu? semuanya tersingkap begitu spontan, reaktif dan sangat cepat. sehingga memberikan efek kejutan yang sangat dahsyat. boleh di bendung atau ditertawakan, itu hanya sebuah tatanan kehidupan yang ebrakar entah samapi ke dalam ini bumi atau hanya dalam lapisan endogen kulit bumi ini.
sebuah kejayaan tidak akan pernah ada habisnya, sehingga keluhan-keluahan akan hidup ini dengan otomatis bermunculan. saya tidak yakin apa yang sdang saya miliki, saya pun  tidak yakin apa yang sedang saya jalankan. hanya saja semuanya sudah ter pola dengan indah sehingga saya hanya dapat terpana oleh pola tersebut, pola yang sudah membuai saya hingga mengikutinya, tanpa tahu makna yang terkandung di dalamnya.
guratan-guratan tersebut memberikan sebuah efek halusinasi yang sungguh kental, ketika sebuah kegagalan memuncak dan memang kegagalan itu adalah sebuah pola yang memang penuh makna, kaya akna sebuah arti konsep dari pengertian itu sendiri, sehingga semuanya tampak nyata dan sarkastik seraya menyindir hati ini. hal tersebut tidak akan mudah datang dan tidak akan mudah juga pergi, sudah ter plot , yah sudah ter plot dengan indahnya manakala kita sedang tertidur dengan lelapnya.

nyata senyata-nyatanya, melihat dengan kedua belah mata
dan hidup seraya indah dan bermakna

Bandung, siang hari yang mendung

WARNING !!

PLAGIAT ADALAH TINDAKAN YANG BISA MENDAPATKAN SANKSI BACA SENDIRI UU RI No 19 TAHUN 2002 BAB XIII Ketentuan Pidana Pasal 72, APABILA MAU MENGOPI-PASTE TULISAN DISINI GUNAKAN SITASI YANG BAIK DAN BENAR